About

Perpustakaan STIKES Yayasan RS Dr. Soetomo

Perpustakaan bertujuan memberikan layanan informasi untuk kegiatan belajar, penelitian, dan pengabdian masyarakat dalam rangka melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi

Gerakan penyelamatan bumi dengan penanaman mangrove dan kebersihan lingkungan

Gerakan penyelamatan bumi dengan penanaman mangrove dan kebersihan lingkungan oleh mahasiswa STIKES Yayasan RS Dr. Soetomo

Baksos Bencana Alam Gempa Aceh

Bakti sosial oleh mahasiswa STIKES Yayasan RS Dr. Soetomo kepada korban gempa Aceh

Kegiatan Belajar Mengajar

Kegiatan belajar mengajar di STIKES Yayasan RS Dr. Soetomo

Sertifikasi Office DAT Program

Sertifikasi Office DAT Program yang diselenggarakan setiap tahunnya guna menambah skill lulusan STIKES Yayasan RS Dr. Soetomo

Pameran Pendidikan di Tuban

Pameran Pendidikan di Tuban Oleh STIKES Yayasan RS Dr. Soetomo

Kegiatan Kartini STIKES YRSDS

Kegiatan kartini di STIKES Yayasan RS Dr. Soetomo yang diselenggarakan tiap tahun

Seminar JCI

Seminar JCI oleh STIKES Yayasan RS Dr. Soetomo Tahun 2016 di gedung Auditorium Poltekkes Kemenkes Surabaya

Kunjungan Mahasiswa STIKES Yayasan RS Dr. Soetomo

Kegiatan Kunjungan Jawa Pos oleh mahasiswa STIKES Yayasan RS Dr. Soetomo

VISI DAN MISI PRODI S-1 ADMINISTRASI RUMAH SAKIT

Visi

Mencetak lulusan Sarjana Administrasi Rumah Sakit yang profesional dalam mengatasi masalah rumah sakit berbasis Informasi dan Teknologi pada tingkat nasional melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi pada tahun 2027.

Bahwa Program Studi  S-1 ARS  STIKES Yayasan RS Dr. Soetomo  dalam jangka panjang (10-15 tahun) ingin mencapai kondisi program studi yang mampu menghasilkan lulusan (learning outcome) yang memiliki identitas/ciri/karakteristik sebagai berikut  : 
  • Profesional, bahwa lulusan Prodi S-1 ARS STIKES Yayasan RS Dr.Soetomo setelah bekerja memiliki jiwa profesionalisme, dengan indikator utama (1) senantiasa meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan manajemen perumahsakitan yang modern, baik melalui pendidikan formal (S-2/S-3) maupun pendidikan informal (pelatihan); (2) Hasil kerja didasarkan pada kaidah-kaidah manajemen ilmiah.
  • Mampu mengatasi masalah rumah sakit, lulusan Prodi S-1 ARS harus mampu menerapkan pemikiran holistic dalam memahami masalah, merencanakan pemecahan, melaksanakan rencana, dan melihat kembali berdasarkan teknologi informasi 
  • Mampu membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan menyebarkan informasi untuk memecahkan masalah rumah sakit, tidak hanya pada teknologi komputer ( perangkat keras dan perangkat lunak) yang digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi, melainkan mengacu teknologi komunikasi untuk mengirim atau menyebarluaskan informasi.
  • Menguasai Tri Dharma Perguruan Tinggi, bahwa lulusan Prodi S1 administrasi Rumah Sakit harus memiliki pemahaman tentang teori rumah sakit, mampu melakukan penelitian berdasarkan isu-isu strategis dan data rumah sakit serta mampu mengaplikasikan hasill penelitian tersebut untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan  kesehatan teutama rumah sakit.
Keempat pilar utama diatas adalah parameter (variabel) yang akan diukur pada para lulusan (alumni) melalui  “peer group tracer evaluation” untuk menilai ukuran hasil capaian visi Prodi S1 Administrasi Rumah Sakit STIKES Yayasan RS Dr. Soetomo apakah dapat diwujudkan atau belum. Jika dalam hasil kajian melalui  “peer group tracer evaluation” membutuhkan penyempurnaan kurikulumnya, maka akan dilakukan Lokakarya penyempurnaan kurikulum dan bila perlu dilakukan reorientasi Visi Baru.

Misi

Untuk dapat mewujudkan visi sebagaimana tersebut diatas, maka dirumuskan misi yang relevan. Sebagai fondasi dalam melakukan prioritas, strategi, rencana, program, dan kegiatan yang akan dilaksanakan Program Studi  S1 Administrasi Rumah Sakit  STIKES Yayasan RS dr. Soetomo  pada tahun mendatang, dilakukan penyusunan Misi Program Studi  S1 Administrasi Rumah Sakit  STIKES Yayasan RS dr. Soetomo, sebagai berikut :

1. Melaksanakan program pendidikan administrasi rumah sakit berbasis KKNI dan Teknologi serta Informasi dalam mengatasi masalah rumah sakit guna meningkatkan kualitas pelayanan  kesehatan terutama rumah sakit serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Untuk mewujudkan misi pertama ini, Program Studi S1 Administrasi Rumah Sakit mengupayakan:

a. Pengembangan kurikulum administrasi rumah sakit dilakukan secara berkelanjutan (continuous improvement program) berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dengan ,
  1. mengacu pada capaian pembelajaran (learning outcomes) berdasakan 
  2. Memperhatikan pemangku kepentingan (Stakeholder) untuk menjamin RELEVANSI pendidikan dengan kepentingan masyarakat (Amanat Undang Undang  nomor 36 Tahun 2009  dan Undang Undang Nomor 44 Tahun 2009)  dan dunia kerja (dunia usaha permahsakitan).
  3. Memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik, jenjang dan jenis pendidikan.
  4. Mengikuti perkembangan IPTEK.
  5. Diarahkan pada proses  PEMBUDAYAAN dan PEMBERDAYAAN peserta didik. 
b. Proses belajar mengajar berbasis Student Center Learning (SCL). Empat Pilar Pembelajaran yang dikembangkan meliputi  :
  1. Belajar mengetahui (Learning to learn)
  2. Belajar Berkarya (Learning to do)
  3. Belajar Hidup (Learning to live together)
  4. Belajar Berkembang Utuh (Learning to be).
c. Peningkatan kerjasama dengan mitra kerja bertujuan untuk sinergitas peran masing-masing dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat melalui proses pendidikan formal dan informal (Pelatihan-Pelatihan). Sasaran kerjasama kemitraan yang akan dikembangkan meliputi dan tidak terbatas pada kerjasama dengan IDI, PPNI, IBI, PERDI, atau ARSADA dalam rangka mendukung pembangunan kesehatan yang berkelanjutan. Dengan adanya jejaring melalui kemitraan ini akan terbentuk informasi pasar kerja lulusan program studi administrasi rumah sakit maupun informasi pendidikan dan pelatihan dibidang perumahsakitan yang mampu diselenggarakan oleh Program Studi S1 Administrasi umah Sakit.

2. Melaksanakan kegiatan penelitian yang mempunyai kontribusi pada kemajuan ilmu dan tekonologi di bidang administrasi rumah sakit.
Misi kedua ini dapat diwujudkan melalui :
a. Penelitian dikembangkan kearah penelitian yang menghasilkan nilai tambah (added values) bagi pengembangan bidang ilmu administrasi rumah sakit. Untuk mewujudkan kegiatan dilakukan melalui :
  1. Pengembangan Forum Ilmiah Kajian Strategis
  2. Penyusunan Rencana Induk Penelitian Program Studi  Administrasi Rumah Sakit
b. Peningkatan kualitas dosen dalam penelitian dan penulisan karya ilmiah.

3. Melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat untuk memecahkan masalah kesehatan masyarakat di rumah sakit dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan tinggi di bidang administrasi rumah sakit secara global.
Misi ketiga ini merupakan bentuk nyata dari pengabdian masyarakat dalam mewujudkan komitmen dan peran serta aktif membantu (advokasi) penanggulangan masalah kesehatan masyarakat maupun masalah pengelolaan rumah sakit. Bentuk konkrit yang akan dilaksanakan, meliputi :
a. PBL (Praktek Belajar Lapangan) dan KKN (Kuliah Kerja Nyata) mahasiswa di samping memberikan pengalaman kerja untuk pencapaian kompetensi yang diharapkan, tetapi sekaligus dimanfaatkan membantu menyelesaikan masalah-masalah lokal setempat dimana PBL dan KKN dilaksanakan.
b. Bantuan Konsultasi dan Advokasi dengan membentuk Unit Bisnis yang mengelola Jasa Konsultasi dan Penyelenggaraan Pelatihan, Lokakarya, Workshop maupun seminar-seminar nasional.
c. Pengembangan Buletin/ Jurnal yang terakeditasi (ISSN) sebagai mahana ilmiah untuk menyampaikan konsep atau model penyelesaian masalah kesehatan di masyarakat.
d. Memberi masukan-masukan yang konstruktif kepada pemerintah / pemerintah daerah pengambil keputusan dalam kebijakan publik yang dapat berpengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap kualitas hidup (kesehatan) masyarakat

4. Mendidik generasi yang unggul, kreatif, inovatif, profesional, berwawasan kebangsaan dan mampu menyesuaikan diri dengan era globalisasi, yang  berbudi pekerti  luhur,  bermartabat, beriman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
STIKES dan Program Studi berupaya untuk mengembangkan kualitas sumber daya manusia secara komprehensif tidak hanya terdapat pada aspek kualitas profesional saja, tetapi juga kualitas moral dan emosional. Dosen dan karyawan yang jujur, bermoral, dan beretika sangat dibutuhkan untuk pengembangan lembaga dan pemberian layanan yang optimal kepada para pemangku kepentingan. STIKES memiliki komitmen yang tinggi dalam rangka mewujudkan kualitas sumber daya manusia yang bermoral dan beretika. Sebagai lembaga perguruan tinggi yang mencetak tenaga profesional dibidang kesehatan, masalah moral dan etika harus selalu dikedepankan.